Cegah Kanker Serviks dengan Cek Dini

0

Saat ini, kanker serviks dapat mengancam para wanita. Penyakit yang sangat mematikan, bahkan bukan di Indonesia saja, dunia juga mengakui, penyakit kanker serviks masih sulit untuk ditangani dalam pengobatannya. Hal ini ditegaskan oleh dr. Riske Eka Putri, M.Ked(OG) SpOG, dalam talkshow Pagelaran Wanita di atrium Center Point Mall Medan, Selasa (18/4). Menurutnya kanker serviks rentan mengancam para wanita di dunia termasuk di Indonesia, wanita yang mengalami penyakit ini sangat banyak dan dapat beresiko terhadap kematian.

“Saat ini penyakit kanker serviks sangat berbahaya bagi wanita di manapun berada, jadi bukan di Medan, atau Indonesia, tapi di dunia, kanker ini sangat mematikan,” katanya.

Dokter perempuan yang bekerja di Rumah Sakit Colombia Asia, Medan ini juga mengatakan, pentingnya para kaum wanita khususnya para ibu, untuk menjaga kesehatan agar tidak terserang kanker serviks.

Pola makan, pergaulan sangat diutamakan untuk menjaga kesehatan para kaum wanita agar terhindar dari kanker serviks ini. Bagi para ibu, lanjutnya, mengontrol kesehatan sangat penting di klinik atau jasa kesehatan lainnya untuk mengetahui kesehatan tubuhnya. Agar dapat diketahui, apakah ada yang salah pada bagian rahim wanita tersebut.

“Biasanya kanker ini muncul dan mulai terasa ketika sudah masuki stadium 3 dan itu sudah parah, sehingga sangat penting untuk mengecek kapan saja kesehatan kita di rumah sakit ataupun klinik,” ujarnya.

Dikatakannya, bagi para wanita atau para ibu, tidak dianjurkan memakai pantyliner. Sebab bahan ini sudah diteliti sangat tidak baik dalam pemakaian berkelanjutan. Disarankannya, agar wanita juga harus berhati-hati dalam memakai pembalut. Pengetahuan yang benar tentang alat reproduksi dan bagaimana menjaga kebersihannya, akan sangat berpengaruh kepada kesehatan perempuan terutama pada alat reproduksinya.

“Banyak para kaum wanita yang sering menggunakan pantyliner ini dengan alasan agar kesehariannya untuk beraktifitas tidak terganggu, padahal pemakaian ini makin dapat mengalami keputihan.
Wanita harus dapat semaksimal mungkin menjaga kesehatannya, sebab penyakit ini benar-benar sangat mematikan,” pungkasnya. (Ns/jp)

Komentar Via Facebook

Share.

Leave A Reply