Bagir Manan : Jurnalistik Investigasi Bukan Harga Murah

0

Medan, 5 November 2012 – Negara yang menganut paham demokrasi seperti Indonesia, tentu butuh jurnalis yang handal. Penegasan itu disampaikan Ketua Dewan Pers Prof Dr Bagir Manan, SH, Sabtu (3/11). Dia menyebut, dalam pemikiran masyarakat awam kecepatan informasi merupakan bagian yang terpenting dalam sebuah berita.

Tapi di lain pihak, katanya, kecepatan suatu informasi yang disampaikan juga memiliki satu tuntutan agar memiliki akurasi dan komprehensif.

Apalagi, semakin berkembang dan majunya suatu masyarakat menuntut suatu peliputan yang mendalam dan komprehensif atas satu isu sedang berkembang.

“Sejatinya, ini adalah bagian penting dari pekerjaan profesionalisme jurnalistik,” kata Bagir dalam Jurnalisme Investigasi oleh Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) bersama Dewan Pers di Medan.

Menurut Mantan Ketua MA itu, kedua pemikiran ini bagaikan dua pengertian yang kontradiksi. Karena banyak media yang lebih senang menampilkan berita ringkas daripada mendalam. Sebab untuk melakukan reportase yang mendalam memerlukan biaya mahal dan waktu yang lama.

“Menjalankan tugas jurnalisme investigasi bukanlah harga murah. Oleh karenanya, dalam menyusun dan menjalankan rencana ini  dibutuhkan biaya yang sangat besar dan mahal. Dilemanya, jarang sekali pemimpin redaksi yang mau melakukan investigasi pada sebuah berita yang sedang marak di masyarakat secara mendalam karena faktor biaya,” ungkapnya.

Dikatakannya, jika mendalami pentingnya jurnalisme investigasi, ada dua manfaat yang dapat diambil  yaitu manfaat bagi pihak internal dan eksternal.

Ditambahkannya, ditinjau dari pihak internal, antara lain mempertinggi kepercayaan publik terhadap pers, cara untuk menghindari ketergesa-gesaan, kecerobohan, dan kelalain yang dapat terjadi di mana saja sehingga dapat menimbulkan masalah hukum.

Sedangkan dari sisi eksternalnya, menyangkut fungsi pencerahan kepada masyarakat, membuka tabir yang tertutup karena banyak hal yang dirahasiakan dan cara-cara menghadapi masyarakat kurang memahmi kerja pers.

“Agar peliputan jurnalisme investigasi tidak hanya mengungkapkan hal yang benar saja tapi lebih kepada fungsi investigasi itu sendiri,” ujar Bagir.

               

Teknik Penyamaran

Di tempat yang sama, Ketua Komisi Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Profesi Kewartawanan Dewan Pers menyampaikan, dalam peliputan jurnalisme investigasi harus menyajikan fakta-fakta yang sudah diverifikasi bukan sekadar menyajikan fakta saja.

“Dalam investigasi tidak cukup hanya melakukan wawancara saja tapi diperlukan adanya riset atau verifikasi. Verifikasi merupakan pencerahan yang bisa dipercaya agar wartawan dan media masih dianggap penting,” ungkapnya.

Uni Z Lubis, yang juga  Pemimpin Redaksi ANTV memaparkan berbagai teknik dalam liputan investigasi. Di antaranya, identifikasi, mengikuti produk dari lembaga yang diliput, berdasarkan pada kenyataan, bertanya langsung kepada orang-orang yang terlibat konflik, jangan fokus hanya satu narasumber saja, dan membangun kepercayaan terhadap narasumber adalah hal yang cukup penting.

Sementara Budi Setyarso, Redaktur Pelaksana (Redpel) Majalah Tempo mengatakan, investigasi pada dasarnya adalah mengungkapkan hal yang disembunyikan orang lain.

Sehingga peliputan investigasi seharusnya tidak menyangkut dalam ranah pribadi demi kepentingan pribadi pejabat publik melainkan kepada ranah publik. “Untuk  kasus-kasus investigasi yang perlu melibatkan banyak orang,” bebernya.

Lanjut Budi, untuk Teknik Investigasi Jurnalistik tahap konfirmasi, dilakukan paling akhir karena langkah awal pertama yang dilakukan ialah mengumpulkan info, perencanaan, mencari dokumen dan bukti, verifikasi data. Kemudian, barulah konfirmasi dilakukan.

Sedangkan dalam investigasi, cara penyamaran merupakan teknik paling akhir yang dilakukan apabila  oknum yang terlibat tidak mau angkat bicara.

“Untuk itu, sebelum memulai penyamaran buatlah skenario yang cukup matang dan konfirmasi ke pemimpin redaksi yang terkait agar teknik penyamaran dapat berjalan lancar,” pungkasnya.

Komentar Via Facebook

Share.

Leave A Reply